Jumat, 04 April 2014

PERAN AGAMA dalam MEMBANGUN BUDAYA LOKAL



PERAN AGAMA dalam MEMBANGUN
BUDAYA LOKAL

I.     Pendahuluan

       Setiap orang memiliki kepercayaan yang dianutnya masing-masing. Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam kebudayaan. Pada dasarnya, Indonesia terbentuk dan dipengaruhi oleh beberapa kebudayaan besar. Diantaranya kebudayaan India yang terbukti dengan adanya masyarakat yang meganut agama hindu dan budha, serta kebudayaan Arab yang terbukti dengan adanya agama Islam.      
Sekarang yang jadi pertanyaan adalah, bagaimana cara Islam bisa masuk ke Indonesia? Lalu, bagaimana hubungan yang terjadi antara agama Islam dengan budaya lokal? Untuk itulah saya membuat tulisan ini, tujuannya adalah agar masyarakat di era sekarang memahami peranan-peranan agama dalam membangun budaya lokal.

Tidak hanya itu, penulisan ini ditujukan agar masyarakat lebih peduli terhadap perkembangan budaya dan bisa mengerti bahwa agama sangat berperan didalamnya. Secara terperinci, tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana pengetahuan masyarakat tentang peranan agama dalam membangun budaya lokal dan untuk mengetahui lebih rinci perkembangan budaya itu sendiri.


II.  Pembahasan
       Kata agama berasal dari bahasa Sansekerta dari kata berarti tidak dan gama berarti kacau. Kedua kata itu jika dihubungkan berarti sesuatu yang tidak kacau. Jadi fungsi agama dalam pengertian ini memelihara integritas dari seorang atau sekelompok orang agar hubungannya dengan Tuhan, sesamanya, dan alam sekitarnya tidak kacau.  Ketidak kacauan itu disebabkan oleh penerapan peraturan agama tentang moralitas, nilai-nilai kehidupan yang perlu dipegang, dimaknai, dan diberlakukan.

Sedangkan kebudayaan atau budaya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Jadi budaya diperoleh melalui belajar. Tindakan-tindakan yang dipelajari antara lain cara makan, minum, berpakaian, berbicara, bertani, bertukang, berelasi dalam masyarakat  adalah budaya. Tapi kebudayaan tidak saja terdapat dalam soal teknis tapi dalam gagasan yang terdapat dalam fikiran yang kemudian terwujud dalam seni, tatanan masyarakat, ethos kerja dan pandangan hidup. Dan awalnya, Islam masuk ke Indonesia bersama agama Hindu dan Budha. Islam mengawali kedatangannya dengan memperkenalkan budaya bernegara pada masyarakat di negeri ini. Selain melalui jalur tradisi, Islam pun diperkenalkan melalui pendekatan budaya oleh para wali bukan dengan cara memaksa, misalnya dengan memegang Al Quran di tangan kiri dan pedang di tangan kanan.
Contoh lain cara yang dilakukan lewat jalur tradisi untuk mengenalkan ajaran tauhid adalah wayang. Dan dengan dilakukannya cara tersebut, alhasil masyarakat dapat menerimanya dengan baik dan sangat merasa aman dengan hadirnya agama Islam karena hadir tanpa mengancam tradisi, budaya, dan posisi mereka.


III.   Kesimpulan
     Agama merupakan ciptaan Tuhan. Oleh karena itu, agama dijamin akan kefitrahannya, kemurniannya, kebenarannya, kekekalannya, dan konstanta atau tidak dapat dirubah oleh manusia sampai kapanpun. Sedangkan kebudayaan adalah hasil cipta, karya, rasa, karsa, dan akal buah budi manusia untuk mencapai kesempurnaan hidupnya. Dimana kebudayaan itu sendiri akan mengalami perubahan sejalan dengan perkembangan jaman. Dengan demikian, meskipun agama dan budaya saling berhubungan. Namun, pada prakteknya agama dan kebudayaan tidak dapat disejajarkan.DAN TETAP LESTARIKAN BUDAYA INDONESIA!!! JUST DO IT!

                                                              Referensi

http://www.poztmo.com diunduh tanggal 4 APRIL 2014

Nama  : IHSAN INMAS SETYAMA
NPM   : 14113220
Kelas   : 1KA08

Tidak ada komentar:

Posting Komentar