Kebudayaan dan Masalah Makna Hidup
1. Pendahuluan
Setiap Bermasyarakat manusia tidak akan terlepas dengan
kebudayaan. Karena kebudayaan berasal dari pemikiran, ide, serta gagasan dari
manusia. Sehingga manusialah yang menciptakan kebudayaan dan menerapkan
kebudayaan itu sendiri. Di setiap kehidupan manusia tentunya memiliki sebuah
masalah. Pada setiap masalah yang dialami manusia memiliki makna kehidupan yang
berbeda-beda.
Dengan
demikian, apakah arti dari sebuah kebudayaan? dan juga apa yang dimaksud dengan
makna hidup?. Oleh karena itu saya akan membahas lebih rinci tentang kebudayaan
dan juga makna hidup.
Setelah kita
mengetahui lebih banyak tentang kebudayaan dan makna hidup, diharapkan
dapat lebih paham. Serta dapat menerapkan kebudayaan dalam
kehidupan sehari-hari. Dan juga menjaga kebudayaan agar lebih merawat dan
menjaga kebudayaan yang sudah ada.
2. Pembahasan
Setiap
manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati
dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya
berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.
Harapan
tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan
kemampuan masing-masing, Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda,
biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai
harapan yang berlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang
itu seperti peribahasa “Si pungguk merindukan bulan” Berhasil atau tidaknya
suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya
Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada
usaha, tidak pernah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana
Rafiq memperoleh nilai A. luluspun mungkin tidak. Harapan harus berdasarkan
kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada
Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan
sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan
sarana terkabulnya harapan. Harapan berasal dan kata harap yang berarti
keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang
diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.Jadi
untuk mewujudkan harapan itu harus disertai dengan usaha yang sesuai dengan apa
yang diharapkan Bila dibandingkan dengan cita-cita , maka harapan mengandung
pengertian tidak terlalu muluk: sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi
bintang. Antar harapan dan cita-cita terdapat persamaam yaitu :
•
keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud
• pada
umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik
atau meningkat.
Masalah sudah menjadi bagian dari hidup, kita tidak akan bisa menjauh
atau kabur darinya, semakin kita kabur artinya kita menunda untuk
menyelesaikannya. Masalah menjadi hal yang bisa membuat seseorang itu kuat atau
sebaliknya lemah dan terjatuh. Semua itu tergantung bagaimana kita
menyikapinya.
Setiap masalah yang datang ke dalam kehidupan kita membawa kekuatan
sendiri yang akan memperkuat diri kita dari waktu ke waktu.
Teman kerja, suami, istri, keluarga atau orang yang tidak kenal memberi
kita masalah? Berterima kasihlah kepada mereka karena mereka telah menyuntikkan
kekuatan ke dalam diri kita melalui masalah itu. Yang kita butuhkan saat
menerima masalah itu adalah keyakinan bahwa kita bisa menghadapinya dan kita
mampu mengambil hikmanya. Semakin sering mereka memberikan kita masalah,
sesungguhnya mereka telah melemahkan diri mereka sendiri.
Hidup adalah proses bertumbuh kita dari setiap masalah yang menghampiri.
Jangan membuat hidup terasa sulit hanya karena kita tidak dapat
menyambut masalah dalam kehidupan dengan optimisme. Di saat masalah demi
masalah menghampiri, di situ saatnya kita lebih menyayangi diri kita dengan
cara mengatakan hal-hal yang membuat diri kita lebih yakin akan kemampuan kita
untuk menyelesaikan dan menjadikannya kekuatan.
Jadi masalah akan benar-benar menjadi masalah saat kita menghindarinya
dan tidak berusaha menyelesaikannya karena kita akan membiarkannya tumbuh dan
berkembang mengundang masalah-masalah lain ke dalam kehidupan kita. Masalah
bisa menghabiskan seluruh hidup kita dengan cara begini.
Hidup tidak akan memberikan kita apa-apa jika kita tidak pernah
melakukan apa-apa.
Sebenarnya hidup itu sangat sederhana, tak pernah se-complicated yang
kita gambarkan saat dia berdampingan dengan masalah dan kita bisa menyikapinya
dengan bijaksana. Saya menitikkan air mata saat menulis artikel ini, saya
sedang merenungi kehidupan saya yang sebenarnya sudah saya skenariokan dengan
sangat indah akan tetapi saya sadar bahwasannya dalam sandiwara kehidupan ini
isinya bukanlah orang-orang yang bisa saya kendalikan. Ada beberapa orang yang
mengerti atau pun mencoba mengerti saya, ada yang mencoba memiliki semua nya
sehingga tak menyisakan untuk saya atau yang lainnya.
Kita harus mengerti bahwasannya memang ada beberapa orang yang datang ke
dalam hidup kita dan saya percaya itu dikirim oleh Tuhan untuk memberikan kita
masalah, mengacaukan segalanya akan tetapi maksud Tuhan mengirimkannya bukanlah
untuk membuat kita menderita melainkan menjadikan kita manusia yang lebih kuat,
lebih baik dan tentu saja agar kita belajar menjadi lebih bijaksana.
3. Kesimpulan
Dengan meningkatnya kebudayaan sing saat ini kita perlu cemas untuk
menanggapinya karena kebudayaan kita semakin tersampingkan. Dalam hal itu kita
juga harus berhati-hati agar masalah makna hidup kita juga tidak ikut tercampur
dalam kebudayaan yang semakin meningkat. Apalagi masyarakat saat ini terlalu
mengikuti kebudayaan yang saat ini mengkiblatkan budaya asing di banding budaya
kita, sebaiknya tidak usah atau terlalu mengikuti kebudayaan asing saat ini
agar masalah hidup kita baik-baik saja atau tentram. DAN TETAP LESTARIKAN
BUDAYA INDONESIA!! JUST DO IT!
Referensi
http://ilmubudayadasar-wanda.blogspot.com/2011/12/masalah-kebudayaan.html diunduh pada tanggal 4 April 2014
Nama : IHSAN INMAS SETYAMA
NPM :
14113220
Kelas :
1KA08